Pagi Keberangkatan

8 Februari, Pronojiwo. Pagi itu dimulai seperti biasanya—keluarga Chandra menyiapkan sarapan seolah itu adalah hal paling wajar di dunia. Kebaikan mereka membuat setiap hari terasa lebih ringan, dan di pagi terakhir ini, rasanya jadi lebih berharga.
Aku mengemasi tasku, mengencangkan tali-talinya, dan siap melanjutkan perjalanan. Chandra tersenyum dan berkata, "Aku akan menemanimu sebagian jalan." Kata-katanya membuatku dipenuhi rasa syukur. Ditemani bahkan hingga saat-saat terakhir itu berarti lebih dari yang bisa kuungkapkan.
Hujan yang Mengubah Rencana
Tepat saat kami mulai berangkat, langit menggelap. Dalam hitungan menit, hujan deras turun. Selama empat hari sebelumnya hanya ada matahari cerah, namun justru di hari keberangkatan, hujan memilih untuk turun.
Kami berteduh di rumah seorang warga desa di dekat situ. Kukira hujan akan segera reda, tapi hujan terus turun. Akhirnya, semuanya menjadi jelas: keberangkatanku harus ditunda. Aku akan tinggal semalam lagi.
Perjumpaan di Sepanjang Jalan

Dalam perjalanan kembali, kami melewati sebuah salon rambut dengan papan nama bertuliskan NARUTO Salon. Aku tak bisa menahan tawa, membayangkan gaya rambut liar seperti apa yang mungkin kudapat jika aku masuk ke dalam.
Kemudian, anak-anak sekolah yang berjalan pulang di tengah hujan melihatku. Kami saling bertos ceria, tangan-tangan kecil mereka basah oleh gerimis. Pada momen itu, aku menyadari: andai bukan karena hujan, aku tidak akan pernah bertemu mereka. Apa yang mulanya terasa seperti gangguan justru berubah menjadi hadiah.
Malam Terakhir Bersama

Kembali di rumah Chandra, hari tambahan yang tak terduga ini berubah menjadi berkah. Aku menghabiskan malam dengan tenang bersama keluarganya, berbagi makanan, tawa, dan percakapan. Tanpa terburu-buru, tanpa rencana—hanya kebersamaan yang sederhana.
Itu bukan perpisahan yang kubayangkan. Tapi terkadang, perjalananlah yang menentukan untukmu. Hujan telah menunda keberangkatanku, namun ia memberiku satu hari terakhir yang hangat di Pronojiwo. Dan untuk itu, aku sangat bersyukur.
