โ† Cerita
DiaryยทCambodiaยท21 Agustus 2025ยท1 menit baca

๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ญ Berjalan-jalan Menyusuri Landmark Tak Terduga di Phnom Penh

Arc de Triomphe ala Kamboja

Di sanalah ia berdiri dengan gagah di tengah alun-alun terbuka: sebuah struktur yang mengingatkan pada Arc de Triomphe di Paris. Bagi orang Kamboja, tempat ini dikenal sebagai tempat berkencan favorit, di mana pasangan-pasangan muda berkumpul saat cahaya senja mulai melembut.

Sentuhan Odaiba di Phnom Penh

Seluruh kawasan itu terasa seperti lahan hasil reklamasi, mirip dengan Odaiba di Tokyo. Di satu sisi membentang boulevard yang lebar, dan di sisi lain, sekumpulan bangunan bergaya Eropa, hampir seolah sepotong dunia Barat telah dipindahkan ke sini.

Ikon-ikon dari Seluruh Dunia

Berjalan lebih jauh, aku menemukan siluet-siluet yang tak asing: sebuah Menara Eiffel berdiri menjulang di langit kota, dan sebuah struktur yang terinspirasi dari Sydney Opera House. Rasanya surreal, seakan sepotong dunia berkumpul bersama di ibu kota Kamboja.

Memperbarui Bayanganku tentang Kamboja

Saat pertama kali memikirkan Kamboja, inilah bukan gambaran yang terlintas di benakku. Aku membayangkan candi-candi, jalanan pedesaan, dan tepian sungai yang tenangโ€”bukan tempat yang bergema dengan modernitas ala Barat. Berada di sini memaksaku untuk memperbarui bayanganku tentang Kamboja, dan lapisan pemahaman baru ini menjadi kenangan berharga dalam perjalananku.

Memories of the Road โ€” Vietnam & Cambodia

Dari perjalanan ini

Memories of the Road โ€” Vietnam & Cambodia

Bagikan