← Cerita
Diary·Australia·25 Agustus 2025·2 menit baca

🇦🇺 Memulai Perjalanan Bersama Tanaman: Bersepeda dari Loch ke Leongatha

Persiapan Pagi Hari dan Keberangkatan

Aku bangun pukul enam, menyadari bahwa hari ini adalah hari aku meninggalkan rumah Robyn setelah menginap di sana selama empat hari. Dia sudah bilang, "Kita berangkat pukul delapan," jadi aku masih punya waktu luang. Aku memanfaatkan pagi yang tenang itu untuk mengedit video, memindahkan data, dan menuliskan catatan perjalanan sebelum mulai berkemas.

Udara di luar terasa segar dan dingin, tetapi menjelang keberangkatan, udaranya sudah melunak. Pukul 8:45, aku menghabiskan secangkir kopi terakhirku di sana, menerima senyum hangat dan ucapan perpisahan, lalu memuat tas-tasku ke dalam mobil. Tujuan kami adalah kota kecil Loch. Saat mobil menanjak dan menurun melewati jalan berkelok, rasa syukur dan beban perpisahan bersatu dalam dadaku.

Perpisahan di Loch dan Perjalanan Pertama Bersama Tanaman

Begitu sampai di Loch, kami berhenti di sebuah kafe terdekat, tempat aku memesan telur orak-arik untuk sarapan. Sambil makan, aku memikirkan kebaikan Robyn yang tak ada habisnya selama aku menginap, dan menikmati momen-momen terakhir kebersamaan dengannya.

Setelah berjabat tangan sebagai perpisahan, aku menaiki sepedaku dan memasang trailer. Di dalamnya ada teman-teman baruku—tanaman-tanaman yang akan kubawa sepanjang perjalanan. Ini adalah awal dari babak baru: berpetualang bersama bunga dan tanaman hijau sebagai bagian dari perjalananku.

Jalur Sepeda dan Reaksi Orang-Orang

Bagian pertama perjalanan melewati jalur sepeda yang beraspal mulus. Aku sempat khawatir soal keseimbangan dengan tanaman di dalam trailer, tetapi untunglah, sepeda melaju lebih stabil dari yang kubayangkan.

Yang paling mengejutkanku adalah reaksi orang-orang yang kulewati. Dibandingkan saat hanya membawa trailer biasa, jauh lebih banyak orang tersenyum dan menyapaku. Pertanyaan sederhana seperti, "Kamu menanam apa?" memicu percakapan-percakapan kecil di sepanjang jalan. Pertukaran singkat itu menambahkan warna baru pada perjalanan, mengingatkanku pada kekuatan rasa ingin tahu dan kegembiraan hiburan dalam bepergian.

Tiba di Leongatha dan Merawat Tanaman

Tujuan hari itu adalah Leongatha, sekitar 30 hingga 40 kilometer jauhnya. Punggungku mulai terasa pegal karena menarik trailer, tetapi aku berhasil tiba di kota itu menjelang sore.

Leongatha adalah tempat kecil namun tenang, sempurna untuk beristirahat. Saat memeriksa tanaman-tanaman itu, aku melihat tanahnya bergeser dan naik akibat getaran perjalanan. Jelas terlihat bahwa aku perlu memperbaiki cara mengikat pot-pot itu sebelum tahap perjalanan berikutnya.

Langkah demi langkah, setiap tantangan kecil menyingkap peluang untuk menyesuaikan diri dan bertumbuh. Bersepeda bersama bunga-bunga bukan hanya sebuah eksperimen baru, tetapi juga cara untuk memperdalam makna dan kegembiraan perjalanan ini.

Memories of the Road — Australia

Dari perjalanan ini

Memories of the Road — Australia

Bagikan