← Cerita
Diary·Australia·24 Agustus 2025·2 menit baca

🇦🇺 Jalan Lurus Menuju Jacup: Bersepeda Melewati Jalan Sepi dan Pertemuan yang Hangat

Awal Hari yang Tenang

24 Maret. Aku bangun pukul enam pagi menyambut jalan yang tenang dan sepi. Nyaris tak ada mobil yang lewat, dan keheningan pagi itu membungkusku. Entah kenapa, aku memutuskan untuk mengambil foto diri sendiri. Aku biasanya tidak melakukan itu, tetapi kurasa momen khusus dalam perjalanan ini layak untuk diabadikan.

Sarapan berupa semangkuk sederhana sup kerang shijimi. Kehangatannya menyebar ke seluruh tubuhku, menenangkanku untuk hari yang akan datang. Setelah membereskan barang dan merapikan sepedaku, aku berangkat sekali lagi.

Bersepeda di Jalan Lurus Tanpa Ujung

Jalan membentang tanpa henti ke depan, tetapi hari itu, kondisinya bersahabat. Anginnya tidak terlalu kencang, dan matahari memancarkan kehangatan yang lembut. Itu membuat bersepeda terasa ringan dan menyenangkan.

Setelah beberapa waktu, aku mendekati kota kecil Jerramungup. Papan-papan di pinggir jalan mulai menunjukkan jarak ke kota berikutnya: “5 km,” “10 km,” “15 km.” Angka-angka kecil itu memberiku semangat. Melihat “5 km lagi” entah bagaimana membuat kakiku yang lelah terasa lebih ringan. Aneh rasanya bagaimana pengingat sekecil itu bisa mengangkat semangat.

Pertemuan Tak Terduga di Jerramungup

Jerramungup bukan kota besar, jadi aku tidak berlama-lama di sana. Meski begitu, ada dua pertemuan yang berkesan. Pertama adalah seorang pelancong muda asal Prancis, yang sedang menjalani petualangannya sendiri. Lalu, seorang pria yang lebih tua, ceria dan ramah, yang menawarkan diri untuk memotretku.

Belakangan, ia mengirimkan foto itu kepadaku. Foto itu menjadi salah satu favoritku dari perjalanan ini—sederhana, tanpa pose, tetapi menangkap sesuatu yang tulus tentang diriku di momen perjalanan ini. Terkadang, foto yang paling biasa justru membawa makna yang paling dalam.

Mengakhiri Hari di Ravensthorpe

Menjelang akhir hari, aku tiba di Ravensthorpe. Di sini, aku menemukan sebuah roadhouse dengan area berkemah gratis. Berkemah liar di semak-semak memang baik dan punya pesonanya sendiri, tetapi ada kenyamanan tersendiri saat memiliki tempat resmi untuk mendirikan tenda tanpa rasa khawatir.

Lokasinya tepat di luar kota, terlindung dari angin, menjadikannya tempat yang sempurna untuk menutup hari itu.

Ini bukan hari yang penuh kejadian dramatis, tetapi hari yang membawa kepuasan yang tenang. Ritme-ritme sederhana ini—bangun, bersepeda, bertemu orang, beristirahat—terasa seperti esensi sejati dari perjalanan ini.

Memories of the Road — Australia

Dari perjalanan ini

Memories of the Road — Australia

Bagikan