← Cerita
Diary·Australia·25 Agustus 2025·2 menit baca

🇦🇺 Ramen di Pagi Hari, Pertemuan-Pertemuan Ramah, dan Seekor Kambing di Foster

Pagi yang Dimulai dengan Ramen

Pada pukul 7 pagi, aku terbangun oleh dinginnya udara. Untuk menghangatkan diri, aku merebus air dan membuat sebungkus ramen instan. Aku biasanya tidak makan ramen di pagi hari, tapi kuah panas yang mengepul itu, di hari sedingin ini, terasa lebih enak dari yang bisa kubayangkan. Aku bahkan mengeluarkan desahan kecil penuh kepuasan. Aneh rasanya bagaimana momen-momen sederhana dan biasa bisa berubah menjadi sesuatu yang istimewa ketika kau berada di jalan.

Setelah itu, aku menyeduh secangkir kopi. Aku mengemas barang perlahan, masih berjuang menggerakkan tubuhku, dan akhirnya berangkat pukul 10 pagi.

Percakapan dengan Benjamin

Dalam perjalanan menuju kota, aku mencari toko bunga tapi tidak menemukannya. Tepat sebelum tiba di Foster, seorang pria menghentikanku. Namanya Benjamin. Sebagai penggemar bersepeda, dia menatap dengan terkejut pada taman kecil yang terbawa di trailerku.

“Apakah kau butuh sesuatu?” tanyanya dengan kepedulian yang tulus. Kebaikannya seketika menghangatkan hatiku. Saat kami berpisah, dia berkata, “Kalau terjadi sesuatu, hubungi aku,” dan melambaikan tangan. Dengan semangat baru, aku terus mengayuh.

Bersepeda Bersama Tanaman di Sepanjang Jalur

Jalan hari ini adalah jalur sepeda khusus, mulus dan menyenangkan. Hampir setiap orang yang lewat berteriak, “Nice one!” atau tersenyum, jelas tertarik melihat tanaman-tanaman yang ditarik di dalam trailer.

Meski begitu, masalah mulai muncul. Getaran menyebabkan tanahnya naik dan beberapa tanaman mulai bergeser keluar dari potnya. Satu pot menjadi begitu tidak stabil hingga aku harus memindahkan tanamannya langsung ke tanah Australia di pinggir jalan.

Rasanya sedih melepaskan tanaman yang sudah kubawa selama beberapa hari, tapi aku percaya ia memiliki peluang lebih baik untuk bertahan dan tumbuh subur di sini, berakar di tanah ini.

Pertemuan Tak Terduga di Fish Creek

Akhirnya, aku tiba di Fish Creek, sebuah desa kecil di mana orang-orangnya secara alami tampak lebih dekat satu sama lain. Saat mengobrol dengan seorang penjual bunga, aku menyebutkan bahwa aku belum punya tempat menginap malam itu. Pemilik toko dengan baik hati menawarkan untuk menelepon temannya atas namaku, dan dalam hitungan menit, sebuah tempat tidur pun sudah diatur.

Momen-momen seperti ini mengingatkanku akan kekuatan misterius dari perjalanan—bagaimana pertemuan yang tak disengaja bisa menghubungkanmu dengan kebaikan.

Seekor Kambing Ramah dan Tidur di Garasi

Setelah satu jam lagi bersepeda, aku tiba di Foster. Di rumah yang telah dikenalkan kepadaku, aku menemukan seekor kambing di halaman yang bertingkah hampir seperti anjing, berlari kecil mendekatiku dan menuntut perhatian. Aku tak bisa menahan tawa saat mengelus kepalanya.

Malam itu, aku diberi tempat di garasi untuk tidur. Terlindungi sekali lagi oleh pertemuan tak terduga dan kemurahan hati orang lain, aku mengakhiri hari itu dengan rasa syukur yang mendalam. Perjalanan sungguh menjadi lebih kaya berkat hubungan antarmanusia.

Memories of the Road — Australia

Dari perjalanan ini

Memories of the Road — Australia

Bagikan