Keputusan Baru

Setelah kembali dari perjalananku di Tasmania, aku memutuskan untuk mencoba cara baru dalam bepergian.
Yaitu memasang trailer pada sepedaku. Mungkin terdengar sepele, tapi bagiku itu membawa semacam tekad.
Aku menyadari bahwa sekadar mengayuh sepeda saja sudah tidak lagi cukup. Aku menginginkan sesuatu yang lebih.
Di Facebook Marketplace, aku menemukan trailer bekas yang menarik perhatianku. Aku menghubungi penjualnya dan pergi melihatnya langsung. Trailer itu lebih kokoh dari yang kubayangkan, dan begitu melihatnya, aku berpikir, “Ini dia.”
Tapi ketika aku mencoba menyambungkannya ke sepedaku, ternyata tidak cocok. Dalam kondisi seperti itu, aku tidak bisa memakainya. Namun, itu bukan akhir dari segalanya.
Penjual itu memberi tahu bahwa temannya memiliki toko sepeda di dekat sana dan bisa memodifikasinya agar pas.
Dan seolah sudah ditakdirkan, toko itu hanya berjarak tiga menit berjalan kaki dari rumah hostku saat ini. Rasanya seperti ada yang menuntunku entah bagaimana.
Sekuntum Bunga dan Sepucuk Surat

Ketika aku pulang, aku teringat sesuatu: hari ini adalah hari terakhir hostku bekerja.
Sepanjang perjalananku, aku telah dijaga oleh banyak orang. Tapi seseorang sepertinya, yang membuka bukan hanya rumahnya tapi juga hatinya, berbagi kehidupan sehari-hari denganku—itu membuatku ingin membalas sesuatu.
Tidak ada alasan lain selain itu. Aku hanya ingin melakukannya.
Jadi aku membeli bunga di toko terdekat dan menulis surat singkat.
“Aku tidak melakukan apa pun yang istimewa, tapi masa tinggal ini menjadi waktu yang begitu hangat dan bermakna bagiku. Dari lubuk hatiku, terima kasih.”
Aku meletakkan bunga dan surat itu diam-diam di depan pintu.
Apa Arti Perjalanan Bagiku
Kalau dipikir-pikir, inilah yang menyusun perjalananku. Saat-saat ketika aku merasa, “Aku ingin melakukan ini,” dan ketika aku tahu, “Jika tidak, aku akan menyesalinya.”
Beberapa orang mungkin menyebutnya kepuasan diri semata. Tapi jika itu bisa menghangatkan hati seseorang, sekecil apa pun, bukankah itu sudah cukup?
Dengan trailer, mungkin mulai sekarang aku bisa membawa lebih banyak barang dalam perjalananku.
Tapi barangkali yang paling penting adalah bahwa aku bisa mengisi trailer itu bukan hanya dengan barang bawaan—melainkan juga dengan kebaikan.
