โ† Cerita
DiaryยทMalaysiaยท4 Agustus 2026ยท1 menit baca

Visa Disetujui! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Hari Terakhir di Tawau, Masalah Feri, & Udang Butter yang Luar Biasa

Kabar Pagi Terbaik & Sedikit Jalan Memutar ๐Ÿšข

4 Agustus dimulai dengan kabar terbaik yang pernah ada.

Aku bangun dan mendapati bahwa visa Indonesiaku akhirnya keluar! Aku sangat bersemangat sampai memutuskan untuk berkemas dan berangkat ke Indonesia besok pagi.

Layar ponsel yang menampilkan notifikasi visa Indonesia yang disetujui

Ingin menyelesaikan semuanya, aku berjalan kaki singkat selama 5 hingga 7 menit ke terminal feri untuk membeli tiket besok.

Gedung terminal feri Tawau di pagi yang cerah

Rencana awalku sebenarnya cukup sederhana: naik kapal langsung dari Tawau menuju Tarakan.

Tapi, ternyata ada kejutanโ€”feri tersebut sedang dalam perbaikan dan benar-benar tidak beroperasi!

Saatnya mengubah haluan dengan cepat. Daripada terjebak, aku memutuskan mengambil rute alternatif lewat sebuah tempat bernama Nunukan. Rencana barunya adalah menuju Nunukan terlebih dahulu, lalu naik feri sambungan ke Tarakan. Kita lihat saja bagaimana besok, semoga lancar!

Mengejar Pekerjaan & Makan Enak ๐Ÿฆ

Setelah menyelesaikan rencana perjalanan (walau belum sepenuhnya pasti), aku kembali dan menyantap Nasi Campur Ikan untuk sarapan.

Sisa pagi itu kuhabiskan bersantai di hotel sambil mengejar pekerjaan yang memang sudah lama tertunda.

Untuk makan siang, aku hanya berjalan ke restoran tepat di depan hotelku. Aku memesan Udang Butter Basah. Sungguh, rasanya luar biasa.

Sepiring Udang Butter Basah di sebuah restoran di Tawau

Sore harinya aku mengerjakan beberapa pekerjaan lagi, dan untuk makan malam, aku tidak tahan untuk kembali ke tempat gorengan yang sama seperti kemarin. Rasanya memang seenak itu.

Sepiring gorengan lokal dari kios Tawau yang sama seperti hari sebelumnya

Jalan Malam yang Penuh Nostalgia ๐ŸŒ™

Malam harinya, aku berjalan-jalan larut malam mengelilingi kota.

Jalanan Tawau yang tenang dan bercahaya di malam hari

Aku menyusuri area acara tempat festival besar tiga hari itu baru saja berakhir. Aku sudah ikut merasakan keseruannya sebelumnya, jadi melihat semuanya sudah dibongkar dan dibersihkan total memberiku perasaan sedikit hampa dan nostalgia.

Secara realistis, mungkin butuh satu tahun atau lebih sebelum aku menginjakkan kaki lagi di kota ini.

Tapi saat satu babak berakhir, babak yang sama sekali baru pun dimulai. Besok, aku akan menyeberang ke Indonesia. Aku benar-benar siap menciptakan kenangan tak terlupakan di negara baru!

Semangkuk Nasi Campur Ikan untuk sarapan di Tawau

Memories of the Road โ€” Malaysia & Singapore

Dari perjalanan ini

Memories of the Road โ€” Malaysia & Singapore

Bagikan