Gunung Daisen yang Bersalju dan Megahnya Kuil Ogamiyama
Hari ini aku pergi berkendara ke Gunung Daisen di Prefektur Tottori bersama Miho, host luar biasa tempatku menginap selama di Shimane.

Bahkan di bulan Februari, Gunung Daisen masih diselimuti salju tebal, menciptakan pemandangan musim dingin yang sangat indah.
Kami mengunjungi Kuil Ogamiyama, yang terletak di dekat kaki gunung.

Jalan pendekatan berbatu alami menuju kuil ini konon merupakan yang terpanjang di Jepang.

Berjalan menyusuri jalan yang tertutup salju, kamu akhirnya akan disambut oleh bangunan kuil raksasa yang memancarkan suasana khidmat dan penuh kekuatan. Di dalamnya, langit-langit dihiasi lukisan yang spektakuler.

Yang paling mencolok adalah naga "happo-nirami" (naga yang menatap ke segala arah), yang dilukis sedemikian rupa sehingga matanya seolah mengikuti ke mana pun kamu berdiri—

benar-benar luar biasa dan megah.
Ogamiyama Shrine Okumiya
Terletak di lereng suci Gunung Daisen, Kuil Ogamiyama adalah pusat pemujaan gunung yang monumental dengan jalan pendekatan berbatu alami terpanjang di Jepang. Okumiya, atau bangunan suci utama kuil ini, merupakan mahakarya kayu megah yang menyatu sempurna dengan hutan cedar kuno, menghadirkan perjalanan spiritual yang mendalam bagi para pelancong melalui pemandangan gunung yang menakjubkan dan tradisi Shugendo yang bersejarah.
Memasuki Conan Town
Setelah dari kuil, kami melanjutkan perjalanan ke Hokuei Town.

Ini adalah kampung halaman Gosho Aoyama, pencipta anime dan manga terkenal "Detective Conan", dan seluruh kota ini didedikasikan untuknya.


Stasiun setempat secara resmi dijuluki "Conan Station," dan kamu bisa menemukan patung serta ilustrasi Conan tersebar di mana-mana. Sangat jarang melihat sebuah kota yang begitu total tenggelam dalam satu karya budaya pop, dan ini benar-benar menunjukkan betapa besar pengaruh serial ini.
Conan Town (Hokuei)
Hokuei Town di Prefektur Tottori adalah destinasi wajib kunjung bagi para penggemar Detective Conan, karena merupakan kampung halaman sang pencipta, Gosho Aoyama. Dikenal sebagai "Conan Town," kawasan yang menarik ini menampilkan berbagai landmark bertema karakter, patung perunggu, dan museum Gosho Aoyama Manga Factory yang imersif, semuanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari Conan Station yang didekorasi secara unik.
Beef Bone Ramen yang Tak Terlupakan dan Sake di Malam Hari
Setelah menjelajahi Hokuei, kami pergi menyantap soul food-nya Tottori: Beef Bone Ramen.

Meskipun perutku sudah cukup kenyang, rasanya begitu luar biasa lezat sehingga aku menghabiskan sampai tetes terakhir kuahnya dan langsung ingin memakannya lagi.
Kami kemudian kembali ke rumah Miho, tempat kami menikmati sake lokal Jepang bersama.


Tottori sebenarnya dianggap oleh sebagian orang sebagai "tempat lahirnya sake Jepang". Sake-nya memiliki rasa manis yang lembut dan umami yang indah, yang sempurna menonjolkan cita rasa alami dari berasnya. Dengan keramahan Miho yang terus berlanjut dan kekayaan budaya kuliner Tottori, hari itu menjadi hari yang benar-benar memuaskan.
