← Cerita
Diary·Australia·25 Agustus 2025·1 menit baca

🇦🇺 Bendera Kecil di Sakuku: Terus Bersepeda Setelah Adelaide

Pagi yang Tenang di Tempat Berkemah

Udara pagi terasa sejuk, tapi cahaya matahari yang menerobos masuk ke dapur besar tempat berkemah terasa lembut dan menenangkan.

Aku menyeduh secangkir kopi dan makan sedikit pasta. Itu sudah cukup sebagai sarapan seorang pengembara.

Kemudian, seorang pelancong asal Prancis menawarkan sepotong kue yang ia panggang sendiri. Rasanya manis, lembut, dan menenangkan—seperti sebuah pelukan sunyi setelah sebuah perpisahan.

Hadiah yang Menjadi Kekuatan

Saat bersiap untuk berangkat, aku memasukkan tangan ke dalam sakuku dan menemukan sesuatu yang tak terduga.

Itu adalah sepotong kain bergambar logo Adelaide Crows dan Hawks—sebuah barang sepak bola Australia yang diberikan oleh keluarga tuan rumah baik hati tempat aku menginap.

Begitu aku menggenggamnya, dadaku terasa hangat. Hanya sepotong kain kecil, tapi rasanya seperti sebuah bendera kecil yang mengangkat semangatku.

Aku menyadari bahwa saat masa-masa sulit datang, saat kesedihan menghampiri, benda kecil ini bisa mengingatkanku untuk bangkit kembali.

Menghadapi Jalan Menuju Mount Gambier

Tujuan berikutnya adalah Mount Gambier. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, aku kembali bersepeda dengan sungguh-sungguh.

Tapi sejujurnya—ini berat. Angin menerpa tanpa ampun, dan truk-truk besar melaju kencang melewatiku, begitu dekat hingga tubuhku ikut bergetar.

Keraguan berbisik dalam benakku: "Mungkin aku seharusnya menerima tumpangan mobil saja."

Namun begitu, aku tetap mengayuh. "Bendera" kecil di sakuku itu terus mendorongku untuk maju.

Jarak yang Singkat, Langkah yang Bermakna

Menjelang akhir hari, aku berhasil menempuh sekitar 20 kilometer sebelum mendirikan tenda.

Jaraknya memang tidak jauh. Tapi hari ini mengingatkanku bahwa yang penting bukanlah seberapa jauh aku melangkah—melainkan bahwa aku terus bergerak maju dengan kedua kakiku sendiri, dengan usahaku sendiri.

Kebenaran itu membuat hari ini terasa cukup.

Memories of the Road — Australia

Dari perjalanan ini

Memories of the Road — Australia

Bagikan