Selama perjalanan bersepeda kelilingnya, Hiro merenungkan pilihan pekerjaannya di Australia. Selama enam bulan, ia menerima sekitar lima belas tawaran pekerjaan di perkebunan, tetapi menolak semuanya dan memilih jalan yang lebih sulit, yaitu bekerja di bidang konstruksi di Newcastle. Alasannya sederhana: ia tahu dirinya tidak akan bisa tetap termotivasi jika satu-satunya tujuan hanyalah uang atau perpanjangan visa.
Pekerjaan konstruksi menuntut fisik yang kuat, membutuhkan kemampuan bahasa Inggris, dan melibatkan sertifikasi yang mahal. Namun Hiro melihat tantangan-tantangan ini sebagai peluang untuk berkembang. Baginya, ini adalah semangat petualangan yang sama seperti bersepeda keliling dunia—menghadapi sesuatu yang tidak pasti, tanpa tahu apakah keberhasilan itu mungkin diraih.
https://www.youtube.com/watch?v=hddIy4MV3Zs&list=PL0f--SbyOr0x7dcm-lW0g5LmCeHq5LRmk